Sabtu, 10 Januari 2015

Junction FET (JFET)

robotikauns.net | Field effect transistor (FET) adalah peranti terkendali tegangan, yang berarti karakteristik keluaran dikendalikan oleh tegangan masukan. Adapun transistor bipolar adalah peranti terkendali arus (Thomas Sri Widodo, 2002: 72). Kaki-kaki pada FET diberi nama Gate (G), Drain (D) dan Source (S). Beberapa Kelebihan FET dibandingkan dengan transistor biasa ialah antara lain penguatannya yang besar, serta desah (noise) yang dihasilkan rendah. Jenis FET ada dua yaitu, pertama junction FET (disingkat JFET) dan kedua metal-oxide semiconductor FET (disingkat MOSFET).

Konstruksi JFET terdiri atas bahan semikonduktor bertipe-N dan tipe-P. Untuk JFET kanal N, kaki Gate (G) dibuat dari bahan semikonduktor tipe-P, sedangkan untuk kaki Drain (D) dan Source (S)-nya dibuat dari bahan semikonduktor tipe-N. Sebaliknya, untuk JFET kanal P, kaki Gate (G) dibuat dari bahan semikonduktor tipe-N, sedangkan untuk kaki Drain (D) dan Source (S)-nya dibuat dari bahan semikonduktor tipe-P. Gambar 1 di bawah ini mengambarkan tentang konstruksi kedua jenis JFET tersebut di atas.

Gambar 1. Konstruksi komponen JFET

Gambar 2. Simbol komponen JFET

Gambar 2 adalah simbol JFET kanal P dan kanal N. Apabila diamati, gambar simbol JFET kanal P dan JFET kanal N adalah sama, yang membedakan hanya pada arah anak panah pada kaki Gate (G) JFET. Pada JFET kanal N, arah anak panahnya ke dalam. Sedangkan pada JFET kanal P, arah anak panahnya ke luar.




_____________________
Sumber pustaka:
Taufiq Dwi Septian Suyadhi, 2010, “Buku Pintar Robotika”, ANDI Offset, Yogyakarta
Taufiq Dwi Septian Suyadhi, 2014, “Junction FET (JFET)”, Robotics University

About the Author

Taufiq D.S. Suyadhi

Author & Editor

Berbagi itu indah dan berpahala, insyaAllah

0 komentar:

Posting Komentar

robotikaUNS.net hanya mengizinkan komentar yang berkualitas.

 

Robotika UNS © 2015 - Supported by ET | Designed by Templateism.com | Plugins By MyBloggerLab.com